adapun kekurangan-kekurangan yang lain adalah
1. Terlalu banyak link yang dapat membuat user menjadi bingung. User tidak dapat membuka tab baru pada menu-menu tersebut, misalnya menu pendaftaran agen yang link ke http://www.waralababisnis.com/, sehingga sangat menyulitkan user dalam mengakses website tersebut.
2. Button seperti ‘prog travel online’ tidak seperti button. Karena jika kursor didekatkan ke menu tersebut maka tidak ada tanda yang menunjukkan bahwa menu tersebut merupakan button, cuma ada tanda navigasi saja yang bisa membuat pengguna untuk mengklik button tersebut, tetapi bisa saja, oleh sebagian pengguna lainnya button tersebut hanya merupakan assesoris saja.
3. Dari segi isi web. Terlalu banyak informasi yang diberikan sehingga harus scroll. Sebaiknya isi dari website jangan terlalu banyak, jikapun hal itu tidak dapat dihindari maka sebaiknya dibuat sub-sub menu jadi tampilan web bisa lebih rapi. Selain itu susah membedakan antar link dan nonlink karena penggunaan warna yang tidak konsisten disetiap link. Dan terdapat juga penggunaan aplikasi tulisan seperti kata “disini” yang menurut saya berlebihan.
4. Jika user ke menu ‘prog travel online’ dan kemudian ke sub menu “menjadi agen” maka akan ada space yang kosong hal ini mungkin terdapat kesalahan dalam pemrograman yang seharusnya space yang kosong tersebut mungkin diisi dengan gambar. Selain itu juga jika user masuk ke sub menu maka user akan kehilangan jejak di menu apa sekarang berada. Selain itu jika kita ke submenu pemahaman online dan klik logo sign up now maka pengguna akan ke http://waralababisnis.com/index.php?pa=join&ref=1 dan pada website tersebut pengguna tidak dapat go back one page. Meskipun website tersebut membuka tab baru sendiri, tapi bagi pengguna yang awam hal ini bisa saja membingungkan.
5. Ketidak konsistenan dalam menggunakan font
6. Pada menu ‘dunia info’, kemudian ke sub menu “sebar iklan gratis” tersebut terdapat button “register” dan “login”. Tapi button tersebut tidak layaknya seperti button karena ciri khas button adalah timbul dan jika didekatkan kursor pada button tersebut maka akan ada tanda-tanda yang menunjukkan button tersebut harus diklik.

Jika ke menu ‘kontak’ terlihat bahwa masih banyak space yang kosong. Seharusnya hal ini dihindari. Selain itu juga penggunaan drop down list yang seperti tidak ada fungsinya, sebaiknya jika tujuannya hanya kepada satu orang saja, lebih baik di default. soalnya, dengan mengklik drop down list tersebut, yang diharapkan dari pengguna adalah pilihan-pilihan lain dari “kepada” yaitu bukan Marketing Bisnis laris saja.

Pada menu kontak tersebut juga terdapat button “kirim”. Tapi button ini tidak layaknya seperti button karena ciri khas button adalah timbul dan jika didekatkan kursor pada button tersebut maka akan ada tanda-tanda yang menunjukkan button tersebut harus diklik.


Penggunaan message box pada peringatan kesalahan menjadi hal yang tidak biasa karena umumnya hal ini digunakan pada windows. Selain itu juga informasi yang disarankan harus di isi tidak jelas. Karena kasus tersebut terjadi jika “dari”, “pesan”,dan “salin kode” tidak diisi. Tetapi keterangan dari message box tersebut hanya menampilkan “dari” dan “pesan” saja yang belum diisi.

Adapun tampilan awal dari web bisnislaris.com yang akan dikaji adalah sebagai berikut.

Untuk lebih jelasnya, bisa dilihat di http://www.bisnislaris.com/Secara keseluruhan website tersebut sudah cukup baik, tapi sangatlah sulit apabila pengguna yang ingin melihat isi dari website tersebut harus scrool terlebih dahulu dikarenakan isi dari website tersebut sangat panjang dan tidak ada fasilitas back to top.


Bursa tiket|tiket online yang terletak pada bagian atas website, secara kasat mata merupakan menu header yang dapat link. Tapi kenyataannya tulisan itu hanya sebagai hiasan saja yang menurut saya penempatannya kurang tepat. Selain itu juga penggunaan tulisan bergerak(Marquee) misalnya pada bisnislaris.com yang animasinya terlalu berbelit sehingga bagi sebagian pengguna bisa membuat pusing, begitu juga pada penggunaan animasi gambar.

Promosi iklan yang berlebihan sehingga sangat bertolak belakang dengan fungsi dari web itu sendiri yaitu sebagai Sistem Reservasi Online Tiket Pesawat yang menawarkan Peluang Usaha dalam Distribusi Tiket Pesawat. Disamping itu juga promosi iklan tersebut tidak ter update



Tulisan home tersebut merupakan menu yang bisa link ke ‘home’. Tetapi pada kenyataannya apabila kursor didekatkan pada menu ‘home’ tersebut, tulisan tersebut tidak timbul(sebagai button) yang merupakan salah satu ciri dari menu yang bisa link, meskipun sudah ada tanda-tanda yang jika diklik akan link. Tapi alangkah baiknya jika ditambahkan dengan tulisan yang timbul apabila kursor didekatkan pada menu tersebut. Begitu juga pada menu yang lain, yaitu ‘kontak’, ‘pendaftaran agen’, ‘login agent’.

Ketidakkonsistenan dalam penulisan, dilihat dari tulisan home dan kontak yang berbeda boldnya. Bold home lebih tebal daripada kontak. Seharusnya hal seperti itu lebih baik digunakan jika bold yang lebih tebal tersebut dapat membuat user mengetahui sekarang dia berada pada menu apa. Selain itu juga ketidakkonsistenan dalam penulisan agen(agen atau agent)

Kajian web

Alamat situs yang saya kaji untuk kasus ini adalah http://www.bisnislaris.com/ yang merupakan Sistem Reservasi Online Tiket Pesawat yang menawarkan Peluang Usaha dalam Distribusi Tiket Pesawat. Dalam mengkaji suatu situs web harus diketahui ada 10 Teknik Berguna Untuk Memperbaiki Design User Interface. Dmitry Fadeyev menulis artikel yang sangat menarik mengenai 10 Useful Techniques To Improve Your User Interface Designs.

10 teknik tersebut adalah:

  1. Menggunakan padded block links
  2. Typesetting buttons
  3. Penggunaan kontras yang berbeda untuk mengatur fokus
  4. Penggunaan warna untuk mengatur perhatian
  5. Menggunakan white space untuk menunjukkan keterkaitan
  6. Pengaturan jarak huruf
  7. Auto-focus kursor di input field ketika website ditampilkan
  8. Menggunakan custom input focus
  9. Memanfaatkan hover control dengan CSS code
  10. Menggunakan kata kerja untuk label di button dan link

Dari beberapa teknik yang disebutkan, menurut saya yang sebaiknya menjadi point utama ketika kita membuat sebuah design user interface adalah typesetting buttons, penggunaan kontras yang berbeda untuk mengatur fokus, dan penggunaan warna untuk mengatur perhatian.